Tampilkan postingan dengan label Perawatan Payudara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perawatan Payudara. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 September 2009

Pijat Payudara Yang Menyehatkan

breast-massage7

Rekan semua, artikel saya kali ini mengupas tentang manfaat pijatan bagi payudara. Bahwa sebagaimana latihan fisik yang lain, payudara ternyata juga dapat dilatih untuk memperbaiki dirinya.

Artikel ini saya dapat dari seorang rekan di Amerika. Dia bilang ke saya, “Inung, I think this article will be very useful for you and your friends in Indonesia. Breast massage does not only give a relaxation. It also has magical effects for breast condition!”

“Exactly I agree with you, Tanya!”, langsung saya jawab begitu.

Artikel kiriman teman saya Tanya Richardson ini, menerangkan alasan mengapa pijat payudara memberikan manfaat bagi wanita yang ingin menjalankan program pembesaran payudara secara alami.

Pasti donk, kita semua senang dan menikmati saat tubuh dipijat. Melepaskan ketegangan otot, kepala pusing, ataupun nyeri akibat lelah setelah banyak beraktivitas. Pijat yang diberikan pada tubuh akan membantu terciptanya kondisi perubahan dimana tubuh menjadi mampu untuk mengurangi tekanan mental. Pijatan juga akan meningkatkan aliran oksigen dan sirkulasi darah dalam tubuh.

Ketika tekanan kehidupan dan aktivitas sehari-hari tidak mampu diurai oleh tubuh, pada akhirnya akan mengakibatkan ketegangan otot secara menerus. Tegangan ini akan memicu terciptanya racun dalam tubuh.

Tingkat toksisitas yang tinggi di dalam tubuh akan memicu munculnya kanker payudara dan kondisi ini akan menghalangi gizi yang masuk ke tubuh, hingga tidak mampu mencapai sel jaringan payudara. Pijat payudara juga membantu menyeimbangkan hormone dalam system endokrin tubuh kita.

Pijat Payudara Dalam Budaya Barat dan Timur

Pijat payudara, banyak diterapkan dalam budaya Barat. Kita tahu bahwa payudara sebagai “obyek wanita” selalu diinginkan untuk dapat menjadi “lebih besar” dan bukan “lebih sehat”. Di budaya Timur, terdapat sisi yang lain dimana pijat payudara diterima sebagai bagian dari perawatan kesehatan.

Berbeda dengan di barat, dalam budaya Timur melakukan perawatan pada payudara karena terkait masalah seksualitas, tabu untuk diungkap sebagai obrolan publik. Banyak wanita merasa tidak nyaman payudaranya disentuh orang lain, selain suaminya.

Meski berprofesi sebagai terapis pijat professional sekalipun, banyak terapis pria menghadapi penolakan klien saat menawarkan perawatan kesehatan payudara.

Saat ini statistik mengatakan bahwa 1 diantara 8 wanita mengalami kanker payudara dalam hidupnya. Berapa banyak biaya untuk mendeteksi kanker payudara. Padahal jika dilakukan secara teratur, pijat payudara merupakan teknik sederhana dan aman untuk mendeteksi benjolan payudara sebagaimana teknik periksa payudara sendiri (sadari).

breast-massage3Negara Asia seperti Thailand, menempatkan pijat payudara sebagai terapi yang sangat berguna dan disarankan untuk dapat menjadi kegiatan rutin kesehatan. Meski belum direkomendasikan secara luas manfaatnya (baik untuk pembesaran maupun untuk mencegah tumor payudara). Rekan wanita semua dapat melakukannya sebagai metode sederhana pijat payudara yang dapat dilakukan sendiri di rumah di kala santai.

TEKNIK SEDERHANA PEMIJATAN PAYUDARA:

  1. Pemijatan dapat dilakukan 3-5 kali dalam seminggu dengan waktu 5 sampai 10 menit setiap kali pemijatan, untuk menstimulasi pengeluaran hormone dari payudara dan ovarium (indung telur) serta mencegah pembentukan racun di saluran getah bening dan jaringan payudara. breast-massage1
  2. Gunakan minyak sebagai pelumas saat melakukan pemijatan. Baby-oil, olive oil (minyak zaitun) yang khusus untuk kecantikan kulit, minyak biji almon atau apricot juga sangat baik digunakan (banyak digunakan di Barat). Jika alergi terhadap berbagai minyak tesebut, minyak kelapa ternyata juga sangat cock sebagai pelumas pemijatan. breast-massage
  3. Saat pemijatan, penggunakan krim atau serum pembesar payudara dapat juga disertakan. Tapi yang paling penting disini adalah pemijatannya.
  4. Pijatlah payudara dengan lembut, gunakan minyak sebagi pelumas. Pijatan yang terlalu keras (kuat) justru akan membuat payudara sakit. Gunakan telapak tangan atau ujung jari-jari anda saat memijat untuk membuang racun-racun dari payudara melalui system kelenjar getah bening. breast-massage-lymphatic1
  5. Letakkan kedua tangan di kedua payudara, mulailah gerakan memutar ke seluruh bagian payudara. Pijatlah juga payudara dari bawah ketiak ke depan, dari bagian bawah payudara ke arah atas. breast-massage4
  6. Letakkan tangan di bagian bawah payudara, perlahan angkat payudara ke atas, gunakan gerakan perlahan disertai tekanan telapak tangan dengan lembut. brest-massage6
  7. Hindari bra berkawat, jika di rumah ataupun saat tidur. Usahakan untuk tidak terlalu sering menggunakan bra berkawat karena bra model ini jika digunakan sebagai bra sehari-hari akan merusak jaringan payudara yang bersifat lembut serta menghambat aliran darah, oksigen dan cairan getah bening dengan baik, akibat tekanan yang ditimbulkan oleh kawat bra. uderwired

Menurut saya pribadi, pijat payudara merupakan “a wonderful way” untuk menjaga kesehatan payudara secara keseluruhan serta mampu memberikan efek pembesaran payudara secara alami.

Dengan melakukan pemijatan payudara secara teratur akan membantu payudara untuk mempertahankan kelembutan dan kekencangannya. Dan yang paling penting, pijat payudara akan membantu keseimbangan hormone dalam system endokrin tubuh.

Untuk rekan member rahasiapayudara.com, nomor 5 dan 6 ada di dalam latihan berapa? Pasti tahu donk! :)

Sumber : Tanya Richardson, Michigan, USA

Senin, 21 September 2009

Persiapan Payudara Selama Kehamilan

hamil-senyum

Rekan semua, payudara akan mencapai fungsi teratasnya saat seorang wanita hamil, melahirkan, dan menyusui. Begitu banyak dan rumit metaboslime yang terjadi di dalam payudara selama rentang waktu tersebut. Ketidaknormalan fungsi payudara dapat menjadi gangguan serius yang berujung pada ketidakmampuan ibu memberikan ASI pda bayinya. Karenanya penting bagi calon ibu untuk merawat payudaranya, agar semua berjalan sebagaimana yang diharapkan. Bagiamana mempersiapkan payudara selama kehamilan? Silakan simak tulisan berikut ini…

Ketika wanita sedang hamil banyak yang perlu dipersiapkan selain untuk kelahiran dan untuk selama melahirkan. Payudara pun juga harus dipersiapkan sejak kehamilan yaitu perawatan payudara karena untuk menyiapkan diri ketika memberikan air susu ibu (ASI) untuk si buah hati saat dia lahir kelak. Hal ini merupakan salah satu hal yang penting dan wajib dilakukan selama kehamilan.

Payudara akan membesar dan warna di daerah sekitar putting akan lebih gelap dan lebih sensitive / peka. Sehingga jika terkena sentuhan sedikit saja akan terasa sakit dan tegang karena tubuh sedang bekerja mempersiapkan diri untuk memberikan makanan pada si jabang bayi nantinya.

Bagi yang yang baru pertama kali mengandung, kemungkinan agak merasa kesulitan bagaimana cara merawat payudara saat hamil dan berikut ini caranya:

1. Persiapkan puting susu. Caranya putar secara lembut puting antara telunjuk dan ibu jari sekitar 10 detik sewaktu mandi, gunakan bantuan baby oil atau minyak zaitun jika payudara sangat peka sentuhan. Jika ada masalah, seperti puting susu yang melesak ke dalam, segera konsultasikan dengan dokter agar dapat diatasi dini untuk mencegah kesulitan nantinya.

2. Umumnya payudara akan membesar sesuai usia kehamilan. Makanya jika bra/BH terasa mulai sempit, segera ganti dengan ukuran yang baru. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa kenyamanan dan menopang payudara secara lebih baik. BH yang kesempitan hanya akan membuat gerah dan gerak tidak leluasa. TIPS: agar berhemat, beli BH yang dapat digunakan juga ketika menyusui. BH ini biasanya mempunya ‘jendela’ yang bisa ‘dibuka-tutup’ untuk keperluan menyusui bayi.

3. Pada bulan-bulan terakhir kehamilan / hamil tua, pijatlah secara lembut payudara di daerah yang berwarna gelap (aerola) dan puting susu. Saat dipijat, mungkin akan sedikit keluar kolustrum (cairan kental bewarna kekuningan dari puting), hal ini tidak apa-apa. Teruskan saja pemijatan yang bertujuan untuk membantu membuka saluran susu.

4. Jangan lupa, bersihkan payudara dan puting. Hindari menggunakan sabun di daerah puting yang dapat menyebabkan daerah ini kering. Cukup gunakan air hangat dan keringkan dengan handuk yang lembut.

Nah, mudah bukan?

Beda Usia Kehamilan, Beda Perawatannya

pregnant-woman

Rekan semua, Saat seorang wanita hamil, terjadi perubahan-perubahan pada tubuhnya yang memang secara alamiah dipersiapkan untuk menyambut datangnya si buah hati. Perubahan-perubahan itu antara lain berat badan bertambah, perubahan pada kulit, perubahan pada payudara, dan tanda-tanda lainnya

Perawatan payudara sangat penting dilakukan selama hamil sampai masa menyusui. Hal ini karena payudara merupakan satu-satunya penghasil ASI yang merupakan makanan pokok bayi yang baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin.

Inilah karunia Allah yang sangat besar kepada kaum wanita di mana ASI merupakan makanan paling cocok bagi bayi, komposisinya paling lengkap, dan tidak bisa ditandingi susu formula buatan manusia.

Perawatan payudara selama hamil memiliki banyak manfaat, antara lain:

  1. Menjaga kebersihan payudara terutama kebersihan puting susu.
  2. Melenturkan dan menguatkan puting susu sehingga memudahkan bayi untuk menyusu.
  3. Merangsang kelenjar-kelenjar air susu sehingga produksi ASI banyak dan lancar.
  4. Dapat mendeteksi kelainan-kelainan payudara secara dini dan melakukan upaya untuk mengatasinya.
  5. Mempersiapkan mental (psikis) ibu untuk menyusui.

Bila seorang ibu hamil tidak melakukan perawatan payudara dengan baik dan hanya melakukan perawatan menjelang melahirkan atau setelah melahirkan maka sering dijumpai kasus-kasus yang akan merugikan ibu dan bayi.

Kasus-kasus yang sering terjadi antara lain:

  1. ASI tidak keluar. Inilah yang sering terjadi. Baru keluar setelah hari kedua atau lebih.
  2. Puting susu tidak menonjol sehingga bayi sulit menghisap.
  3. Produksi ASI sedikit sehingga tidak cukup dikonsumsi bayi.
  4. Infeksi pada payudara, payudara bengkak atau bernanah.
  5. Muncul benjolan di payudara, dll.

Kasus-kasus tersebut insya Allah bisa dicegah dengan melakukan perawatan payudara sedini mungkin. Berikut ini perawatan payudara yang bisa dilakukan:

1. Umur kehamilan 3 bulan
Periksa puting susu untuk mengetahui apakah puting susu datar atau masuk ke dalam dengan cara memijat dasar puting susu secara perlahan. Puting susu yang normal akan menonjol keluar. Apabila puting susu tetap datar atau masuk kembali ke dalam payudara, maka sejak hamil 3 bulan harus dilakukan perbaikan agar bisa menonjol.

Caranya adalah dengan menggunakan kedua jari telunjuk atau ibu jari, daerah di sekitar puting susu diurut ke arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. Dilakukan sehari dua kali selama 6 menit.

2. Umur kehamilan 6-9 bulan

  • Kedua telapak tangan dibasahi dengan minyak kelapa.
  • Puting susu sampai areola mamae (daerah sekitar puting dengan warna lebih gelap) dikompres dengan minyak kelapa selama 2-3 menit. Tujuannya untuk memperlunak kotoran atau kerak yang menempel pada puting susu sehingga mudah dibersihkan. Jangan membersihkan dengan alkohol atau yang lainnya yang bersifat iritasi karena dapat menyebabkan puting susu lecet.
  • Kedua puting susu dipegang lalu ditarik, diputar ke arah dalam dan ke arah luar (searah dan berlawanan jarum jam).
  • Pangkal payudara dipegang dengan kedua tangan, lalu diurut ke arah puting susu sebanyak 30 kali sehari.
  • Pijat kedua areola mamae hingga keluar 1-2 tetas.
  • Kedua puting susu dan sekitarnya dibersihkan dengan handuk kering dan bersih.
  • Pakailah BH yang tidak ketat dan bersifat menopang payudara, jangan memakai BH yang ketat dan menekan payudara.

Nah, ternyata…beda usia kehamilan, beda pula perawatan yang harus diberikan kepada payudara. Ehmmm… :)

Sumber : http://www.asysyariah.com

USG Payudara. Apa Itu?

breast-ct

Periksa USG. Pasti yang lekat di benak kita adalah periksa kehamilan. Pemeriksaan kandungan yang mampu memberikan informasi kondisi kesehatan juga jenis kelamin si jabang bayi sebelum kelahirannya, saat ini menjadi sebuah keharusan setiap pasangan yang menantikan kelahiran buah hati. Tapi, apakah rekan semua juga pernah mendengar tentang USG payudara? Apa itu USG payudara? Berikut tulisan saya…

USG payudara (breast ultrasound) yang juga dikenal dengan sonography atau ultrasonography, sering digunakan untuk mengevaluasi ketidaknormalan payudara yang ditemukan pada hasil mammographyscreening atau mammography diagnostic atau uji klinis payudara. USG memberi kebebasan orientasi pencitraan payudara hampir dari arah manapun, karena fleksibilitas alat yang digerakkan tangan untuk memeriksa seluruh bagian payudara.

USG sangat bagus untuk mencitrakan kista payudara: kantung bulat, berisi cairan, di dalam payudara. USG dengan cepat dapat menemukan kista (selalu non kanker) ataupun pertambahan volume jaringan padat (dense mass) yang biasanya dirujuk dilakukannya biopsy untuk menentukan apakah jaringan tersebut bersifat ganas (cancerous).

breast-cyst_usgHasil USG Payudara, Lubang2 Hitam di Sebelah Kiri adalah Kista

Jika hasil pemeriksaan USG dan mammogram keduanya memberikan hasil negative (tidak terlihat tanda adanya kanker), tetapi dokter masih curiga karena adanya massa padat ataupun penebalan payudara, maka seorang pasien akan menjalani proses lanjutan berupa biopsy payudara yang disebut fine needle aspiration biopsy (FNA) di area yang dicurigai tersebut.

Meski USG memiliki kemampuan gambar yang kontras, namun kurang dalam hal detil dan kalah baik dengan hasil mammography tradisional sekalipun. Karenanya badan administrasi makanan dan obat Amerika - U.S. Food and Drug Administration (FDA) tidak merekomendasikan USG payudara sebagai metode deteksi kanker payudara. Lebih jauh, USG digunakan untuk menyelidiki ketidaknormalan yang ditemukan pada hasil mammography atau uji payudara. Saat ini FDA hanya menyetujui mammography sebagai metode deteksi kanker payudara pada wanita tanpa gejala kanker payudara (asymptomatic women).

USG versus Mammography

USG memiliki reseolusi kontras yang sangat baik. USG dapat menemukan kista dan membedakannya dengan area jaringan payudara normal dengan gambar yang jelas. Namun, USG tidak memiliki resolusi spasial yang baik seperti pada mammography sehingga tidak dapat memberikan gambar (citra) sedetil hasil mammography.

mammography_digintradHasil Pencitraan dengan Mammograpgy Digital dan Tradisional

USG juga tidak mampu mendeteksi terjadinya kalsifikasi mikro (microcalcifications), yaitu penumpukan kalsium yang merupakan indikasi pertama terjadinya kanker payudara. Sebaliknya, mammography mampu memberikan citra kalsifikasi dengan sangat baik.

Meski hampir seluruh benjolan payudara dapat ditemukan dengan mammography atau USG, beberapa ketidaknormalan payudara terlewat dari deteksi kedua pemeriksaan ini. Contohnya, benjolan dapat dirasakan, tapi tidak terlihat pada gambar mammography atau USG. Jika hal tersebut terjadi, maka fine needle aspiration biopsy (FNA) akan dilakukan. Kurang dari 30% hasil biopsy yang menunjukkan hasil kanker. Pada kasus dimana ketidaknormalan tidak terlihat pada mammography atau USG, peluang terjadinya kanker payudara sangat kecil.

Kekurangan USG

USG membutuhkan waktu untuk menangkap ketidaknormalan payudara berdasar:

  1. Kedalaman lokasi ketidaknormalan di dalam payudara.
  2. Faktor peralatan dan operator.
  3. Kontras gambar antara jaringan normal dan tidak normal.

USG kurang baik dalam mendeteksi kanker payudara karena :

  1. Resolusi spasial yang rendah sehingga tidak mampu menghasilkan gambar detil.
  2. Tidak dapat mendeteksi penumpukan kalsium pada tumor payudara.
  3. Efektivitsnya sangat bergantung kecakapan dan kerampilan operator.
  4. Tidak dapat mendokumentasikan jaringan payudara yang telah diperiksa.
  5. Kegagalan hasil (kontras-hitam putih) dapat terjadi.

Bagaimana USG Payudara Dilakukan?

USG menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar (citra) payudara. Gelombang suara frekuensi tinggi tersebut dipancarkan dari sebuah tranduser ke payudara. Pantulan gelombang suara dari payudara ditangkap oleh tranduser dan kemudian diterjemahkan oleh sebuah komputer menjadi sebuah gambar (citra) yang terlihat di layar monitor.

breastusg

Sebelum pemeriksaan dimulai, pasien akan berbaring pada tempat khusus. Payudara akan diolesi dengan gel. Gel tersebut berfungsi sebagai pelumas kulit dan membantu transmisi gelombang suara.

Saat pemeriksaan dimulai, dokter atau petugas akan menggeser-geserkan transduser di payudara. Transduser akan memancarkan dan menangkap pantulan gelombang suara. Komputer akan menganalisis pantulan suara tersebut dan menggambarkannya di layar monitor. Bentuk dan intensitas pantulan begantung pada kepadatan jaringan payudara.

Jika sebuah kista payudara sedang digambarkan, hampir seluruh gelombang suara akan melewati kista serta menghasilkan pantulan yang lemah. Jika tumor payudara yang digambarkan, gelombang suara akan memantul dari benda padat tersebut dan pola pantulannya diterjemahkan oleh komputer menjadi gambar yang dikenali/diindikasikan sebagai massa solid. Selama pemeriksaan pasien akan merasakan sedikit tekanan dari transduser.

Pemeriksaan USG akan berakhir setelah 20 atau 30 menit, namun akan lebih lama jika operator sulit menemukan ketidaknormalan yang dilaporkan. USG tidak menggunakan radiasi dan bebas rasa sakit.

31 Tipe Bra : Bagian 2

bra2

Rekan semua, saya lanjutkan tulisan 31 tipe bra-nya. Pada tulisan terdahulu, saya telah tuliskan 10 tipe bra. Bagaimana? Apakah rekan semua sudah mencocokkan bra yang ada di rumah dengan gambar di blog artikel ini? Jika YA, seru donk!! Nah, berikut ini kembali 10 tipe bra akan saya paparkan kepada rekan semua.

11. Hand Bra
Satu teknik modelling dimana wanita modelnya menutup payudara dengan kedua tangannya. Weleh weleh….!!

Hand Bra

Hand Bra

12. Mastectomy Bra
Bra ini didesain khusus bagi wanita dalam masa penyembuhan setelah menjalani operasi mastektomi karena kanker payudara, baik satu ataupun kedua payudaranya.

Mastectomy Bra

Mastectomy Bra

13. Male Bra
Bra yang khusus digunakan oleh seorang pria yang mengalami Gynecomastia (pembesaran payudara pada pria). Digunakan lebih untuk menutup dan meratakan payudara daripada mengangkat dan menopang payudara.

Male Bra

Male Bra

14. Maternity Bra
Didesain untuk wanita yang payudaranya bertambah besar pada masa kehamilan.

Maternity Bra

Maternity Bra

15. Minimizer Bra
Bra yang didesain untuk memberi kesan payudara yang lebih kecil dari yang sebenarnya. Biasa digunakan wanita dengan ukuran payudara 34C ke atas. Kinerja bra minimizer adalah menekan dan membentuk payudara, sehingga terlihat lebih kecil 1 atau 2 ukuran di bawahnya. Sangat nyaman digunakan.

Minimizer Bra

Minimizer Bra

16. Novelty Bra
Didesain lebih untuk pertunjukan dan sesualitas ketimbang fungsinya. Bisa dibuat berbeda karena bahannya, seperti dari bulu-bulu, kulit atau bahkan batok kelapa. Atau dengan desain yang tidak biasa. Wah yang ini lucu bangeeet…!

Novelty Bra

Novelty Bra

17. Nursing Bra
Bra khusus ini didesain untuk memudahkan proses menyusui, sehingga bayi tidak kesulitan meraih puting mamanya. Pada bra tradisional, cup bra akan dilengkapi dengan pengait yang dapat dilepas saat akan menyusui. Selesai menyusui, tutup lagi, dech!

Nursing Bra

Nursing Bra

18. Padded Bra
Bra dengan “ganjal” atau padding di dalam cup branya. Bra ini didesain untuk memberi kesan bentuk yang lebih penuh pada payudara kecil. Banyak dipakai oleh gadis belasan tahun yang payudaranya baru tumbuh. Bra tipe ini cukup memberi daya topang namun tidak mampu mengangkat payudara.

Padded Bra

Padded Bra

19. Peephole Bras
Tipe bra yang memiliki lubang di cup, persis di sekitar puting. Sangat menggoda…!!

Peephole Bra

Peephole Bra

20. Push-up Bra
Bra dengan struktur khusus hingga payudara begitu terangkat dan “tertata” saling berdekatan hingga belahan payudara terlihat begitu indah. Bra ini memiliki “ganjal” atau padding busa karet atau gel silicon. Perbedaan utama padding bra biasa dengan push up bra adalah letaknya yang terpusat di bawah payudara sehingga payudara akan terangkat. Terkadang padding diletakkan terpusat di bagian luar payudara hingga padding tersebut akan mendorong payudara lebih ke tengah, dan belahan payudarapun terlihat lebih seksi. Heemmm….

Push-up Bra

Push-up Bra

Wah, wah, wah….makin banyak tahu aja ya, rekan semua. Sekarang tambah ilmu lagi nich, saat memilih bra, jika mungkin, sesuaikan dengan waktu dan baju yang akan kita pakai. Ternyata juga ada bra untuk pria dengan kondisi payudara tertentu, ya?!. Sip khan?? Hek’-eh, hek’-eh…. :)

Sampai jumpa di artikel 31 Tipe Bra : Bagian 3!

31 Tipe Bra : Bagian 3

bra3

Rekan semua, ini dia bagian terakhir dari gerbong panjang 31 Tipe Bra. Bagaimana? Saat anda membaca artikel tentang tipe bra ini, apakah anda manggut-manggut? Geleng-geleng kepala? Tersenyum? Atau langsung ambil aksi masuk kamar dan bongkar-bongkar perbendaharaan bra anda?

Kalau saya, langsung mengajak suami jalan ke Tunjungan Plaza dan “njujug” (Jawa: langsung menuju sasaran) ke konter bra. Bukan mau beli, tapi mencocokkan apakah di mall terbesar di Surabaya ini, memiliki koleksi bra selengkap tulisan saya. He he he….

Yuk dilanjut lagi! Monggo mas dan mbak…!

21. Racerback Bra
Bra ini memiliki tali bahu dengan pola V denga posisi tali dekat dengan leher. Bra ini sering digunakan saat mengenakan gaun strapless. Sport bra banyak yang menggunakan desain racerback ini.

Racerback Bra

Racerback Bra

22. Shelf Bra
Kuat dengan kawat di sepanjang garis bawah payudara. Hanya menutup bagian bawah payudara. Puting akan terlihat. Haa?? Gawat!!

Shelf Bra

Shelf Bra

23. Softcup Bra
Bra tanpa kawat bawah cup. Lebih mengandalkan kekuatan bagian bawah bra untuk menopang payudara.

Soft Cup Bra

Soft Cup Bra

24. Sport Bra
Memiliki daya topang kuat ke payudara dan menutup payudara secara penuh hingga nyaman saat melakukan aktivitas olahraga.

Sports Bra

Sports Bra

25. Strapless Bra
Bra tanpa tali bahu. Didesain saat mengenakan baju dengan bagian bahu terbuka, seperti baju model halterneck. Wah, mbaknya cantik bangeeet!

Strapless Bra

Strapless Bra

26. T-shirt Bra
Didesain tanpa pengatur tali bahu, ketat menempel di badan seperti t-shirt. Bra jenis ini kadang dilengkapi ganjal spon di cup-nya untuk menutupi puting payudara dan membentuk garis tipis . Aiiih..!

T-shirt Bra

T-shirt Bra

27. Trainer Bra
Dibuat untuk para gadis yang baru tumbuh payudaranya, masih kecil dan belum bisa disebut payudara dewasa, sehingga belum dapat mengenakan bra standard. Bentuknya sederhana dengan daya topang sangat kecil. Ini buat adik…!

Training Bra

Training Bra

28. U-plunge Bra
Memungkinkan anda mengenakan baju berleher rendah. Uiih, seksi sekali!

U-Plunge Bra

U-Plunge Bra

29. Underwire Bra
Didesain untuk memberi daya topang dan kekuatan ektsra. Bra ini dilengkapi kawat di bagian bawah cup untuk menciptakan daya topang yang kuat ke payudara.

Underwire Bra

Underwire Bra

30. Vintage Bra
Satu tipe bra dengan daya topang penuh dengan bentuk cup paraboloid dengan sumbu tegak lurus terhadap payudara (hmmm???). Pertama dibuat tahun 1940-an dan bertahan sampai tahun 1960-an.

Vintage Bra

Vintage Bra

31. Water Bra
Bra yang didalamnya ada kantong air atau gel silicon, agar payudara anda terlihat lebih besar.

Water Bra

Water Bra

Selesai sudah rangkaian gerbong panjangnya. 31 Tipe Bra sudah saya sajikan kepada rekan semua. Ayo mulai sekarang jika rekan wanita membeli bra, ingat nama tipenya ya… :)

Yuk, Memilih Bra Dengan Benar!

amsterdam-night

Rekan semua, kemarin baru saja saya mendarat kembali di Indonesia setelah 12 hari di Amsterdam dan London untuk urusan bisnis bersama teman saya yang keturunan Indonesia Suriname. Sampai Surabaya, langsung saya meluncur ke warung Soto Gubeng yang legendaris itu. Hmm. mak nyuuus tenaann…!

Artikelnya yang ringan-ringan aja ya… Masih agak ngantuk nich! he he he… Saya ingin mengajak rekan semua untuk mengetahui bagaimana cara memilih bra dengan benar. Apa saja yang harus anda perhatikan saat memilih bra, ini dia tulisannya…..

Sebenarnya mudah saja menyesuaikan bra dengan ukuran dan bentuk payudara anda.. Coba ikuti triknya berikut ini.

Dalam memilih bra sebaiknya:.

  1. Pilih bra dari katun dengan model yang lebih nyaman dipakai, tanpa terasa sakit akibat kawat di bagian bawahnya.
  2. Pilih bra dengan tali yang cukup lebar dan elastis sehingga menyokong payudara dengan baik.
  3. Pilih bra dengan ukuran cup yang dapat menampung seluruh payudara, sehingga Anda merasa lebih nyaman dan lebih bagus juga dilihat.
  4. Tidak ada salahnya menyeimbangkan ukuran payudara dengan bentuk tubuh secara keseluruhan. Kenakan push up bra yang memberikan Anda “keseimbangan” ekstra.
  5. Pilih bra model 3/4 atau dengan cup yang menutupi payudara dengan sempurna.
  6. Kenakan bra yang dapat mengangkat payudara ke atas tanpa terasa mengikat atau terlalu menekan.
  7. Kenakan cup dengan ukuran satu nomor lebih besar, sehingga payudara didukung dan dibentuk dengan pas.

Meski Pergi Jauh, Bra di Etalse Juga Nggak Kelewat!

Meski Pergi Jauh, Bra di Etalase tetap Aja Nggak Kelewat!

Hindari hal-hal berikut dalam mengenakan bra:

  1. Mengenakan sport bra, kecuali Anda memang sering berolahraga. Sport bra tidak baik untuk jaringan payudara
  2. Mengenakan bra yang terlalu longgar atau terlalu banyak memanjangkan talinya, sehingga membuat payudara menggantung.
  3. Mengenakan bra dengan cup yang terlalu sempit, sehingga sebagian payudara menyembul di bagian bawah atau samping.
  4. Mengenakan bra yang tipis tanpa busa pada payudara yang memang sudah rata.
  5. Memakai demi bra, atau bra dengan cup yang terlalu mini sehingga hanya menutupi sebagian payudara.
  6. Mengenakan bra yang terlalu besar atau sudah kendur sehingga memperlihatkan celah di sela-sela payudara.
  7. Mengenakan strapless bra dengan cup yang terlalu sempit, sehingga hanya menutupi bagian ujung payudara.

Tips memilih dan merawat bra:

1. Pilih strap yang aman : Semakin tebal strap pundak, semakin supportif sifatnya. Hal ini penting untuk bentuk keseluruhan (cup ukuran D keatas). Dan lagi, strap harus di sesuaikan sehingga tidak menekan atau melukai/membuat kulit lecet

pilihbra1

2. Pilih Cup yang Benar : Cup sebuah bra harus benar-benar pas & memuat keseluruhan bentuk payudara, tidak membuat payudara menyembul di bagian atas, sisi kanan kiri, atau bawah. Bra yang ideal adalah bra yang memiliki cup yang berbentuk payudara (bukan rata aja); dan sifatnya sangat suportif. Jangan remehkan jahitannya karena jahitannya itu dapat memberikan suport yang maksimal. Bagaimana caranya untuk memastikan bra kamu benar-benar pas? Ketika anda duduk, posisi bra kamu tidak berubah

pilihbra2

3. Lihat gasp-nya : Bagian tengah bra (bagian yang menghubungkan 2 cup di depan), harus terletak sejajar dengan tulang dada, tanpa meninggalkan celah antara torso dan bra. Kalau gasp-nya menonjol di tengah-tengah, berarti bra terlalu kecil, coba ukuran cup yang lebih besar

pilihbra3

4. Cek bagian underwire-nya : Underwire bra seharusnya membuat pundak terbebas dari tekanan strap dengan cara menyokong payudara dari bawah. Underwire juga harus pas dengan tulang rusuk dan tidak membuat payudara lecet

pilihbra4

5. Cek bagian punggung : Strap bagian belakang harus benar benar lurus dan terletak di bawah tulang belikat (tulang bahu bagian belakang) agar dapat memberikan support yang maksimal. Kalau tertarik ke atas, berarti ukuran bra tsb terlalu besar. Kalau terasa ketat, berarti perlu ukuran cup yang lebih besar, bukan ukuran bra yang lebih besar

pilihbra5

6. Jika bentuk payudara Anda penuh, pilih bra yang terbuat dari nylon-Lycra karena lebih tahan lama.

7. Jangan lupa, seringkali ukuran payudara tidak sama antara yang kiri dan yang kanan. Kenakan bra dengan cup yang lebih besar agar pas untuk payudara yang lebih besar.

8. Jangan memasukkan bra dengan kawat penyangga ke dalam pengering, karena panas mesin bisa merusak bentuk selamanya. Mencuci bra lebih baik dengan tangan. Bra akan lebih awet dan terjaga bentuknya.

Rekan wanita, semoga pilihan bra anda menjadi lebih benar sesuai dengan kebutuhan payudara anda ya…:) Payudarapun semakin indah dan nyaman!