Tampilkan postingan dengan label payudara sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label payudara sehat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 September 2009

Rambut Payudara. Diapain Ya?

blow-away

Rekan wanita, rambut payudara bukanlah hal yang luar biasa muncul pada payudara wanita. Sekitar 25 persen wanita memiliki rambut di payudaranya. Ketebalan rambut payudara akan bervariasi terkait banyak dan sifat rambut yang tumbuh di bagian lain dari tubuh masing-masing individu. Tidak ada implikasi negatif terhadap kesehatan.

Namun demikian, yang sering dirasakan sebagai gangguan adalah dari sisi estetis dan kosmetika. Sehingga hampir semua wanita yang memiliki rambut payudara akan memilih untuk menghilangkannya. Biar payudara terlihat lebih indah. Tapi prinsip payudara sehat jangan ditinggalkan, lho?!

Berikut ini beberapa cara untuk menghilangkan rambut payudara.

Banyak sebab mengapa ada rambut yang tumbuh di payudara. Diantaranya adalah faktor congenital (sifat bawaan lahir), ketidakseimbangan hormon, kehamilan, haid tidak teratur, tekanan mental, dan sebagainya. Namun, jika rambut terus tumbuh menyebar daerah dada dan terlihat tidak normal, anda harus segera berkonsultasi ke dokter, karena mungkin anda menderita Hypertrichosis.

Hypertrichosis, ditimbulkan faktor congenital, disebut juga sebagai syndrome manusia serigala (werewolf syndrome) dimana seseorang mengalami pertumbuhan rambut secara berlebihan di seluruh tubuh (termasuk muka).

Penanganan Rambut Payudara:

1. Memutihkan (Bleaching): jika ketebalan rambut sangat-sangat tipis, bleaching area yang ada rambutnya dengan zat yag mengandung hydrogen peroksida. Wanita dengan warna yang lebih gelap, harus menghidari bleaching karena justru akan membuat rambut lebih terlihat dari sebelumnya.

Memang benar, jadi keliatan jelas banget, tuch!

Memang benar, jadi keliatan jelas banget, tuch!

2. Mencabut (Plucking) : rambut lurus akan mudah dicabut. Hampir semua wanita melakukan metode ini dengan alasan tidak sakit. Rambut akan kembali tumbuh setelah 2-3 minggu. Pada ahli menyarankan untuk membasuh payudara dengan air hangat sebelum mencabut rambut. Karena dengan pemanasan yang dilakukan, pori-pori kulit payudara akan terbuka sehingga rambut dapat dicabut dengan lebih mudah dan tidak menimbulkan rasa sakit. Meski tidak selalu, namun perlu diingat, bahwa mencabut rambut sampai ke akarnya dapat menyebabkan infeksi dan kadang membuat rambut tumbuh di dalam kulit. Karena itu, sebaiknya sebelum mencabut berikan krim supaya akar rambut menjadi lebih lembut.

Alis dulu, ahh...baru...

Alis dulu, ahh...baru...

3. Waxing : mencabut bulu secara bersamaan dengan menggunakan semacam cairan lilin yang kemudian dilapisi lembaran khusus. Kemudian lembaran dilepaskan dengan cepat dan rambutpun tercabut. Namun melakukan waxing di daerah dada sangat menyakitkan dan menimbulkan ruam kemerahan serta rasa perih. Meskipun memang mampu menghambat pertumbuhan rambut, sebaiknya cara ini dihindari karena akan berpengaruh pada kelembutan kulit.

hair-removal-wax

Tempel dulu..baru sreeet! Auuuch!!

4. Mencukur (Shaving) : metode ini merupakan solusi sementara. Efek setelah mencukur justru lebih merugikan karena rambut akan tumbuh lebih cepat dan lebih tebal.

Kalo begini, acara mencukur jadi lebih yahuud!

Kalo begini, acara mencukur jadi lebih yahuud!

5. Penghilangan dengan Electrolysis atau Laser: dilakukan untuk penghilangan rambut secara permanent dengan mnghancurkan folikel (bibit) rambut. Penghilangan ini akan dilakukan beberapa kali bergantung pada kekasaran rambut, warna kulit, juga area yang ditumbuhi rambut. Biasanya sesorang akan menjalani proses ini 3-8 kali. Paling mudah menangani rambut tebal pada kulit terang. Rambut halus pada kulit gelap penanganannya lebih sulit. Dampak potensial metode ini adalah terbakarnya kulit atau hilangnya warna pada kulit gelap, hypopigmentation (muncul bintik putih) dan timbulnya jerawat. Untuk cara terakhir ini anda memang harus yakin datang pada orang yang tepat.

hair_removal-laser

Nah, rekan wanita, anda pilih cara yang mana?

Yang jelas sudah nggak jamannya "no pain no gain"

Yang jelas sudah nggak jamannya "no pain no gain"

Atau justru anda membiarkan rambut anda tumbuh dengan rapi mengelilingi putting karena suami anda justru tergila-gila dengan rambut-rambut halus anda? :)

Sumber :
http://living.oneindia.in

Tangkal Kanker Payudara Dengan Makanan Berserat

child-vegetables

Rekan semua, saya baca di banyak artikel bahwa, orang-orang yang banyak menerima asupan makanan yang tinggi seratnya seperti buah-buahan, sayur-sayuran dan biji-bijian juga memperlihatkan risiko rendah terkena kanker indung telur.

Dari sejumlah penelitian dikatakan bahwa wanita yang mengkonsumsi daging merah atau aneka produk olahan daging akan memiliki risiko tinggi terkena kanker payudara, namun penelitian lainnya menemukan sebaliknya tak ada kaitan antara daging merah dan aneka daging yang telah diproses dengan penyakit kanker.


Lemak jenuh yang ditemukan sebagian besar pada makanan kandungan protein hewani dikatakan memiliki kaitan erat dengan kanker payudara namun disejumlah penelitian lainnya hasilnya bertentangan sama sekali.

Sementara sebagian peneliti lainnya menganjurkan pola makan yang merupakan kombinasi dari petimbangan gizi dengan apa yang disukai masing-masing individu.

Sebuah penelitian membandingkan pola makan 3.600 wanita yang menderita kanker payudara dan indung telur dan membandingkannya dengan 3.413 wanita yang sehat. Berdasarkan pada jawaban maka peneliti menemukan empat kelompok pola makan .

Kelompok satu, kelompok penganut pola “protein hewani” yaitu mengkonsumsi daging merah dan susu dalam jumlah banyak, lemak jenuh, zink, kalsium serta sejumlah tertentu makan bergizi lainnya.

meatshot2

Kelompok kedua adalah kelompok yang memilki pola makan kaya akan “vitamin dan serat”, yang kaya akan vitamin C, beta carotene dan gizi lainnya yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayur-sayuran.

vegei3

Kelompok ketiga dengan pola makan “lemak tak jenuh” yang berisi kandungan tinggi dari minyak sayur dan minyak ikan selain itu juga vitamin E. Minyak kedelai juga minyak zaitun sebaiknya mulai anda pertimbangkan sebagai pengganti minyak goreng biasa yang selama ini biasanya kita konsumsi.

freshfishsteaksampler-500

Kelompok keempat, adalah kelompok dengan pola makan yang kandungan karbohidrat tinggi protein nabati dan sodium. kandungan ini banyak didapatkan dari biji-bijian makanan pokok kita. Namun pernah saya baca satu literatur bahwa gandum utuh (whole grains) sangat baik bagi pencegahan kanker, sehingga disarankan kita beralih dari roti putih ke roti gandum.

dried-rice

Dari keseluruhannya peneliti menemukan kelompok yang mengkonsumsi atau memiliki pola makan kaya akan vitamin dan kaya akan serat adalah kelompok dengan risiko kanker indung telur yang paling rendah dibandingkan dengan kelompok dengan pola makannya rendah vitamin dan rendah serat.

Kelompok wanita yang menganut pola makan “lemak tak jenuh” memiliki risiko paling rendah terhada kanker payudara sementara yang mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat tinggi memiliki risiko terkena kedua jenis kanker tersebut.

Dalam sarannya umumnya para dokter menyarankan agar kita mengurangi makan daging merah makanan mengandung lemak jenuh dan perbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan, keluarga gandum dan padi-padian, serta mengkonsumsi lemak tak jenuh.

amie-lettuceAyo banyak makan sayur dan buah! Jangan sampai kalah sama anak saya Amie yang suka sekali lettuce. Setiap kali habis makan selada segarnya dia selalu saja bilang…

Mmm, lettuce is very delicious! Make me taller and stonger! It’s right Mama, isn’t it?

Hundred points, my dear! :)

Sumber: http://kankersehat.blogspot.com

Senin, 21 September 2009

6 Makanan Lezat Anti Kanker Payudara

brest-massage6

Rekan semua, siapa sih yang mau terserang kanker payudara? Siapapun pasti ingin menghindarinya. Beberapa penelitian terakhir menunjukkan ada beberapa jenis makanan yang dapat mencegah serta mengurangi risiko terjadinya kanker payudara.

Saya memang sengaja beberapa kali posting artikel tentang makanan sehat untuk payudara dan anti kanker payudara agar rekan semua mengetahui bahwa bergaya hidup sehat itu ngak susah, kok!

Begitu juga dengan artikel ini, ternyata mencegah kanker payudara bisa dilakukan dengan mengkonsumsi menu lezat menyehatkan! Apa saja itu? Ini dia enam makanan lezat penangkal kanker payudara.. :)

1. Gandum
Kita dapat mengonsumsi gandum yang berbentuk sereal dengan segelas susu setiap pagi. Setiap setengah gelas gandum setara dengan 10 gram kebutuhan serat yang berguna untuk menurunkan kadar estrogen di dalam tubuh. Banyak pendapat bahwa kadar estrogen yang tinggi di dalam tubuh dapat merangsang pertumbuhan sel kanker payudara.

whole-grains

Empat tahun terakhir tiap pagi saya mengkonsumsi Quarker Oat (maaf menyebut merek).

2. Ikan salmon dan ikan tuna
Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika Serikat, ditemukan bahwa para wanita yang tinggal di sekitar sungai dan selalu mengonsumsi ikan tuna dan ikan salmon setiap hari, memiliki risiko yang sangat kecil untuk terserang kanker payudara. Hal itu diduga karena adanya kandungan omega-3 yang terdapat dalam ikan salmon dan ikan tuna.

Sushi? Oishii ne... Watashi wa honto ni suki desu.

Sushi? Oishii ne...! Honto ni suki desu.

3. Wortel dan bayam
Wanita yang tidak pernah mengonsumsi wortel dan bayam ternyata memiliki risiko terkena kanker payudara dua kali lebih tinggi dibandingkan wanita yang sering mengonsumsi kedua jenis sayuran itu.

Lapis wortel bayam favorit keluarga.

Lapis wortel bayam favorit keluarga.

4. Yoghurt
Sebuah penelitian yang menggunakan yoghurt sebagai media dalam tes percobaan, menyatakan bahwa yoghurt dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara.

Dimakan dingin dingin...suedap banget!

Dimakan dingin dingin...suedap banget!

5. Susu kedelai
Zat yang terkandung dalam susu kedelai murni ternyata dapat menurunkan risiko terjadinya kanker payudara sebesar 28% dibandingkan dengan kandungan zat yang terdapat pada kacang kedelai olahan.

Bisa bikin sendiri dengan soya-grinder

Bisa bikin sendiri dengan soya-grinder

6. Jus Jeruk
Jus jeruk diduga dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara hingga 50%. Namun, pernyataan tersebut masih memerlukan penelitian lanjutan sampai saat ini.

Minuman sehat kaya manfaat

Minuman sehat kaya manfaat

Nah rekan semua, siapa bilang diet anti kankaer payudara itu menyiksa! Enak-enak gitu, lho?! Yuuk mulai sekarang kita lebih memperhatiakan pola makan kita ke arah yang lebih sehat dan bikin kita panjang usia.

Amiiin…. :)

Sumber: info-sehat.com

Makanan Sehat Untuk Payudara

vegie1

Rekan semua, saat ini secara pasti masih belum diketahui cara untuk dapat mencegah kanker payudara. Semua pihak berusaha untuk menemukan cara mengurangi risiko penyakit ini. Penelitian medis secara luas berusaha menemukan perbaikan pola hidup yang diyakini sebagai cara ampuh mengurangi risiko kanker payudara juga kanker yang lain. Cara hidup tersebut meliputi pola makan, aktivitas fisik, pengurangan konsumsi alkhohol dan menghindari rokok.

Kita semua butuh makan. Namun kita juga tahu tidak semua makanan memberi manfaat bagi tubuh kita. Karenanya, jika anda ingin meningkatkan kualitas hidup, yakinkan bahwa anda hidup denga pola makan yang sehat! Apa saja makanan sehat itu? Ini dia ringkasannya…

Makan makanan yang sehat, bukan berarti menghentikan semua menu favorit! Makan makanan yang sehat adalah berusaha mengkonsumsi alternative yang lebih sehat dan menghilangkan yang tidak diperlukan.

Untuk kesehatan payudara yang optimal, terdapat beberapa bahan makanan yang harus anda masukkan dalam menu makan sehari-hari.

Buncis merupakan makanan dengan kategori bergizi tinggi. Juga semua sayuran bertulang ampuh untuk mencegah kanker payudara. Berdasar penelitian, wanita yang mengkonsumsi buncis dua kali seminggu, risiko terkena kanker payudara berkurang 24%, dibandingkan dengan yang hanya seminggu sekali.

beans

Sayuran bertulang, seperti kubis, kembang kol dan brokoli merupakan makanan pilihan paling sip untuk kesehatan payudara. Sayuran tipe ini mengandung sulforaphane dan indole yang keduanya diketahui merupakan zat kimia hijau (phytochemical) paling ampuh sebagai anti kanker payudara. Sayuran bertulang ini lebih baik dimakan secara mentah atau dimasak sebentar saja, karena panas akan menghilangkan phytochemical yang terkandung.

Sayuran Bertulang (Cruciferous Vegetables)

Pilihan makanan lain yang lezat dan menyehatkan adalah jeruk. Buah favorit ini mengandung banyak folic acid, vitamin C, dan semua jenis phytochemical. Jeruk merupakan salah satu makanan alami yang ampuh melawan kanker payudara.

orange

Sayuran yang kaya carotenoid, seperti tomat, ubi jalar, wortel, bayam, dan cabai paprika juga merupakan makanan lezat dan menyehatkan. Kelompok sayuran ini ampuh melawan kanker karena kandungan zat warnanya yang disebut carotenoid. Masak sebentar sebelum disantap, agar carotenoid memberi manfaat optimal dalam tubuh kita.

vegie2

Semua makanan berbahan kedelai, seperti susu kedelai, tofu, tahu, dan tempe, juga kedelai panggang memiliki struktur gizi sebagai sumber isoflavon terbaik . Isoflavon merupakan estrogen yang terkadung dalam tanaman. Sejak diketahui bahwa isoflavon ampuh melindungi payudara dari efek karsinogenik , semua makanan dari kedelai menjadi pilihan makanan yang sehat.

soy-food

Vitamin D memiliki peran vital dalam melawan kanker payudara. Dan sejak kejadian kekurangan vitamin D banyak ditemukan, sumber makanan sehat bervitamin D banyak dicari. Ikan yang banyak mengandung minyak, seperti tuna, sardine, salmon, makarel secara alami mengandung banyak vitamin D dan asam lemak omega 3 yang diketahui penting untuk kesehatan payudara.

salmon-and-mackerel

Minyak zaitun asli diketahui sangat berguna bagi kesehatan payudara dan jantung. Sejak ditemukannya zat anti kanker di dalam munyak zaitun, minyak ini menjadi pilihan bijak saat kita memasak.

olive_oil_2

Buah berry banyak mengandung vitamin C, serat, juga flavonoid phytochemical. Yang hebat lagi dari buah berry adalah rendah kalori. Buah lezat ini mengadung zat anti kanker dan dapat dihidangkan dalam berbagi cara. Heemmm…

berries

Memang, buncis ataupun brokoli, mungkin tak selezat beef burger. Namun lebih sekedar rasa di lidah, akan lebih baik jika apa yang kita makan membuat kita sehat, panjang usia, dan awet muda. Amiiin…. :)

Lawan Breast Cancer dengan Olah Raga

woman-physical-trainer_nri0253

Rekan semua, melakukan aktifitas fisik lebih dari satu jam dalam seminggu di usia 30 tahun ke atas, diyakini dapat mengurangi risiko pertumbuhan sel kanker payudara pada kaum perempuan. Hasil riset ini diungkapkan pada pertemuan tahunan American College of Sports Medicine’s di Seattle.

Dalam riset tersebut, Lisa Sprod beserta rekannya dari University of Northern Colorado, Greeley, menanyakan kepada sekitar 4296 responden perempuan mengenai aktivitas fisik yang mereka lakukan selama masa hidupnya. Tim peneliti membagi responden ke dalam 4 tingkatan usia, yaitu 10-15 tahun, 15-30 tahun, 30-50 tahun dan 50 tahun ke atas.

Kemudian tim peneliti juga menanyakan berapa lama biasanya mereka melakukan olahraga, apakah kurang dari 60 menit, sekitar 60 menit atau lebih dari 60 menit.

Dari hasil riset ditemukan bahwa aktivitas perkembangan sel kanker payudara pada perempuan yang melakukan aktifitas fisik di usia antara 10-30 tahun, ternyata tidak terlalu terlihat perbedaanya. Namun pertumbuhan sel kanker tersebut secara signifikan berkurang pada perempuan yang aktif berolahraga di atas usia 30 tahun.

exercisewoman

Lebih lanjut tim peneliti mengungkapkan, pada kelompok perempuan berusia 30-50 tahun yang mengaku aktif berolahraga, pertumbuhan sel kanker payudara dapat diminimalisir dibandingkan dengan mereka yang jarang berolahraga.

swimmingwoman

Begitu pula dengan kelompok perempuan yang rajin melakukan aktivitas fisik lebih dari 60 menit saat usia mereka di atas usia 50 tahun. Risiko sel kanker berkembang hanya sedikit dialami perempuan berusia tersebut bila dibandingkan dengan perempuan yang melakukan aktivitas fisik kurang dari 60 menit setiap minggunya. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan sel kanker akan berkurang pada perempuan yang rajin melakukan aktivitas fisik di atas usia 30 tahun.

yogawoman

“Pesan yang dapat disampaikan adalah bahwa melakukan aktifitas fisik di atas usia 30 tahun kemungkinan besar berperan dalam mengurangi risiko kanker payudara,” ungkap Lisa.

Nah rekan wanita, sesibuk apapun anda, luangkanlah waktu untuk berolah raga agar payudara anda beroleh kesempuranaan kesehatan.

Siiip lah…! :)