Tampilkan postingan dengan label Tentang Payudara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Payudara. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 September 2009

USG Payudara. Apa Itu?

breast-ct

Periksa USG. Pasti yang lekat di benak kita adalah periksa kehamilan. Pemeriksaan kandungan yang mampu memberikan informasi kondisi kesehatan juga jenis kelamin si jabang bayi sebelum kelahirannya, saat ini menjadi sebuah keharusan setiap pasangan yang menantikan kelahiran buah hati. Tapi, apakah rekan semua juga pernah mendengar tentang USG payudara? Apa itu USG payudara? Berikut tulisan saya…

USG payudara (breast ultrasound) yang juga dikenal dengan sonography atau ultrasonography, sering digunakan untuk mengevaluasi ketidaknormalan payudara yang ditemukan pada hasil mammographyscreening atau mammography diagnostic atau uji klinis payudara. USG memberi kebebasan orientasi pencitraan payudara hampir dari arah manapun, karena fleksibilitas alat yang digerakkan tangan untuk memeriksa seluruh bagian payudara.

USG sangat bagus untuk mencitrakan kista payudara: kantung bulat, berisi cairan, di dalam payudara. USG dengan cepat dapat menemukan kista (selalu non kanker) ataupun pertambahan volume jaringan padat (dense mass) yang biasanya dirujuk dilakukannya biopsy untuk menentukan apakah jaringan tersebut bersifat ganas (cancerous).

breast-cyst_usgHasil USG Payudara, Lubang2 Hitam di Sebelah Kiri adalah Kista

Jika hasil pemeriksaan USG dan mammogram keduanya memberikan hasil negative (tidak terlihat tanda adanya kanker), tetapi dokter masih curiga karena adanya massa padat ataupun penebalan payudara, maka seorang pasien akan menjalani proses lanjutan berupa biopsy payudara yang disebut fine needle aspiration biopsy (FNA) di area yang dicurigai tersebut.

Meski USG memiliki kemampuan gambar yang kontras, namun kurang dalam hal detil dan kalah baik dengan hasil mammography tradisional sekalipun. Karenanya badan administrasi makanan dan obat Amerika - U.S. Food and Drug Administration (FDA) tidak merekomendasikan USG payudara sebagai metode deteksi kanker payudara. Lebih jauh, USG digunakan untuk menyelidiki ketidaknormalan yang ditemukan pada hasil mammography atau uji payudara. Saat ini FDA hanya menyetujui mammography sebagai metode deteksi kanker payudara pada wanita tanpa gejala kanker payudara (asymptomatic women).

USG versus Mammography

USG memiliki reseolusi kontras yang sangat baik. USG dapat menemukan kista dan membedakannya dengan area jaringan payudara normal dengan gambar yang jelas. Namun, USG tidak memiliki resolusi spasial yang baik seperti pada mammography sehingga tidak dapat memberikan gambar (citra) sedetil hasil mammography.

mammography_digintradHasil Pencitraan dengan Mammograpgy Digital dan Tradisional

USG juga tidak mampu mendeteksi terjadinya kalsifikasi mikro (microcalcifications), yaitu penumpukan kalsium yang merupakan indikasi pertama terjadinya kanker payudara. Sebaliknya, mammography mampu memberikan citra kalsifikasi dengan sangat baik.

Meski hampir seluruh benjolan payudara dapat ditemukan dengan mammography atau USG, beberapa ketidaknormalan payudara terlewat dari deteksi kedua pemeriksaan ini. Contohnya, benjolan dapat dirasakan, tapi tidak terlihat pada gambar mammography atau USG. Jika hal tersebut terjadi, maka fine needle aspiration biopsy (FNA) akan dilakukan. Kurang dari 30% hasil biopsy yang menunjukkan hasil kanker. Pada kasus dimana ketidaknormalan tidak terlihat pada mammography atau USG, peluang terjadinya kanker payudara sangat kecil.

Kekurangan USG

USG membutuhkan waktu untuk menangkap ketidaknormalan payudara berdasar:

  1. Kedalaman lokasi ketidaknormalan di dalam payudara.
  2. Faktor peralatan dan operator.
  3. Kontras gambar antara jaringan normal dan tidak normal.

USG kurang baik dalam mendeteksi kanker payudara karena :

  1. Resolusi spasial yang rendah sehingga tidak mampu menghasilkan gambar detil.
  2. Tidak dapat mendeteksi penumpukan kalsium pada tumor payudara.
  3. Efektivitsnya sangat bergantung kecakapan dan kerampilan operator.
  4. Tidak dapat mendokumentasikan jaringan payudara yang telah diperiksa.
  5. Kegagalan hasil (kontras-hitam putih) dapat terjadi.

Bagaimana USG Payudara Dilakukan?

USG menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar (citra) payudara. Gelombang suara frekuensi tinggi tersebut dipancarkan dari sebuah tranduser ke payudara. Pantulan gelombang suara dari payudara ditangkap oleh tranduser dan kemudian diterjemahkan oleh sebuah komputer menjadi sebuah gambar (citra) yang terlihat di layar monitor.

breastusg

Sebelum pemeriksaan dimulai, pasien akan berbaring pada tempat khusus. Payudara akan diolesi dengan gel. Gel tersebut berfungsi sebagai pelumas kulit dan membantu transmisi gelombang suara.

Saat pemeriksaan dimulai, dokter atau petugas akan menggeser-geserkan transduser di payudara. Transduser akan memancarkan dan menangkap pantulan gelombang suara. Komputer akan menganalisis pantulan suara tersebut dan menggambarkannya di layar monitor. Bentuk dan intensitas pantulan begantung pada kepadatan jaringan payudara.

Jika sebuah kista payudara sedang digambarkan, hampir seluruh gelombang suara akan melewati kista serta menghasilkan pantulan yang lemah. Jika tumor payudara yang digambarkan, gelombang suara akan memantul dari benda padat tersebut dan pola pantulannya diterjemahkan oleh komputer menjadi gambar yang dikenali/diindikasikan sebagai massa solid. Selama pemeriksaan pasien akan merasakan sedikit tekanan dari transduser.

Pemeriksaan USG akan berakhir setelah 20 atau 30 menit, namun akan lebih lama jika operator sulit menemukan ketidaknormalan yang dilaporkan. USG tidak menggunakan radiasi dan bebas rasa sakit.

Invasive Ductal Carcinoma (IDC)

blackpanty

Rekan semua, kanker payudara invasif pada salurun susu (invasive ductal carcinoma) ternyata memiliki tingkat keganasan dan prevalensi (tingkat kejadian) lebih tinggi dari kanker payudara invasif di kelenjar susu (invasive lobular carcinoma) yang telah saya tuliskan dalam artikel terdahulu. Bagaimana detilnya, apa tanda-tandanya, juga bagaimana diagnosis dan pengobatannya? Yuk simak tulisan berikut ini…

Invasive Ductal Carcinoma, juga dikenal sebagai IDC atau Infiltrating Ductal Carcinoma atau Carcinoma of No Special Type (NST) atau Not Otherwise Specified (NOS), merupakan kanker payudara yang paling umum terjadi. IDC terjadi 65%-80% dari seluruh kejadian kanker payudara. IDC berawal dari saluran susu dan menyerang jaringan payudara di sekitarnya. Jika tidak ditangani pada stadium awal, IDC dapat menjalar ke bagian tubuh lain melalui system aliran darah dan limfatik.

Wanita memiliki risiko terbesar terkena IDC ketika mereka mencapai usia 45 tahun. Seiring bertambahnya usia, risiko kanker payudara justru meningkat. Sekitar 50 persen, IDC terjadi pada wanita berusia 65 tahun. Sekitar 20 persen dari wanita yang memiliki sejarah keluarga pengidap kaker payudara. Faktor lain risiko wanita terkena kanker payudara adalah memiliki anak pertama di atas usia 30 tahun, menstruasi pertama terlalu muda, usia menopause terlalu tua, serta banyak mengkonsumsi alkohol.

Karakteristik Invasive Ductal Carcinoma (IDC)

Invasive Ductal Carcinoma ditandai munculnya benjolan keras dengan batas yang tak beraturan. Benjolan IDC akan terasa lebih keras, lebih kuat, dan lebih “tertancap” dibandingkan benjolan jinak lainnya. Kulit payudara di area yang terserang IDC dan puting akan tertarik ke dalam (pulled in). Pada hasil mammogram, IDC biasanya terlihat sebagai satu massa dengan ujung-ujung runcing yang muncul dari batas benjolan, kadang juga terlihat sebagai benjolan dengan batas halus atau sebagai kalsifikasi (penumpukan kalsium) area tumor.

idc

Diagnosis Pathologis Invasive Ductal Carcinoma (IDC)

Ahli patologi akan menguji spesimen biopsi, yang akan dibarengi dengan uji-uji yang lain bila diperlukan. Jika mamografi menunjukkan temuan yang mencurigakan, maka biopsi akan dianjurkan. Biopsi merupakan metode yang luas digunakan dalam membuat diagnosis yang kuat dari kanker payudara. Selama prosedur biopsi, dokter akan mengambil sel atau jaringan dari area yang dicurigai, dan akan dibawa ke laboratorium patologi untuk diuji lebih lanjut.

core-needle-biopsy

Pada beberapa kasus, biopsi dilakukan dengan pembedahan. Dokter akan mengambil seluruh atau sebagian tumor dan diserahkan kepada ahli patologi untuk diuji. Uji laboratorium akan memberi informasi kepada ahli patologi untuk menentukan tipe kanker dan juga sifatnya, invasif atau tidak. Contoh jaringan akan diperiksa di bawah mikroskop dan akan ditentukan tipe histologisnya, juga tingkat tumornya secara histologis (histologic tumor grade).

Tingkat 1, kanker memiliki tingkat pertumbuhan paling lambat, sementara Tingkat 3 tumor menyebar dengan lebih agresif. Ahli patologi juga akan mencatat ukuran tumor, seberapa dekat kanker dengan batas jaringan yang diambil dalam pembedahan, dan juga apakah tumor menyerang pembuluh darah dan limfatik. Faktor ini membantu ahli patologi menentukan masih adanya atau kembalinya kanker menyerang area yang sama.

Hal lain yang Dilihat Ahli Patologi pada IDC

Contoh biopsi diuji untuk mengetahui adanya reseptor estrogen dan progesterone. Wanita dengan kanker yang mengandung reseptor ini akan lebih dapat merespon secara positif terhadap terapi hormon. Ahli patologi juga akan menguji adanya protein yang disebut HER2/neu. Kanker dengan banyak protein jenis ini dapat merespon terapi dengan Herceptin.

Setelah melihat hasil uji laboratorium, dokter akan merekomendasikan pemeriksaan tambahan untuk menentukan keganasan sel yang mungkin telah menyebar ke bagian tubuh yang lain. Bergantung kondisi individual, pemeriksaan dengan foto rontgen dada, pemindaian tulang (bone scan), juga pencitraan seperti computed tomography (CT), magnetic resonance imaging (MRI), atau PET (positron emission tomography). Seluruh pemeriksaan ini dapat mendeteksi apakah kanker telah menyebar ke bagian tubuh yang lain. Dengan keseluruhan pemeriksaan tersebut, ahli patologi dapat menentukan stadium kankernya.

Stadium 1, tumor IDC masih tetap di dalam payudara. Stadium 4, IDC telah menyebar ke area di sekitar payudara. Stadium 2 dan 3 memiliki kondisi di antara stadium 1 dan 4.

Penanganan Invasive Ductal Carcinoma (IDC)

Hasil seluruh pemeriksaan patologis diserahkan kepada dokter setelah dianalisis dan ditentukan stadium kankernya. Dan bersama-sama, dokter dan ahli patologi, akan menentukan pilihan penanganan yang paling tepat untuk pasien.

IDC biasanya ditangani dengan satu atau lebih tindakan: pembedahan, kemoterapi, terapi hormonal, dan terapi radiasi. Penting bagi pasien untuk belajar sebanyak mungkin tentang pilihan penanganan IDC, agar dapat menentukan penanganan yang paling tepat. Hampir semua wanita memilih pembedahan. Perkembangan dan kecanggihan teknik bedah telah membuat 70% wanita dapat memilih operasi lumpectomy dibanding mastectomy, dimana seluruh payudara dan sebagian simpul limfe di sekitar payudara akan diangkat.

lumpectomy

Mastektomi mengurangi kemungkinan kembalinya kanker. Lumpectomy merupakan sebuah pilihan jika kanker menjadi bagian yang secara relative kecil di payudara. Seberapa jauh tumor telah berkembang dan parah akan dapat ditentukan jika penanganan untuk mempertahankan payudara dapat dilakukan. Jika payudara tidak dapat dipertahankan, operasi rekonstruksi payudara dapat dilakukan setelah pulih dari operasi pengangkatan kanker.

Kebanyakan wanita dengan kanker payudara invasif akan ditawari kemoterapi dan atau terapi hormonal. Penanganan dengan obat atau hormon akan berpengaruh ke seluruh tubuh dan mengurangi risiko kanker menyebar lebih jauh ataupun kambuh kembali. Terapi radiasi dilakukan ke bagian tubuh untuk membunuh sisa kanker di area dimana tumor pertama kali ditemukan. Uji klinis merupakan penanganan baru IDC yang dikembangkan di Amerika. Meskipin masih bersifat eksperimental, namun diyakini dapat menjadi alternative penyembuhan kanker stadium lanjut.

Mengenal Biopsi Payudara

needlebiopsy2

Rekan semua, untuk mengetahui adanya kanker pada payudara, selain dengan pemeriksaan yang bersifat pencitraan (gambar), juga dapat dengan cara mengambil contoh jaringan payudara. Tahukah rekan-rekan tentang biopsi payudara? Bagaimana biopsi dilakukan? Adakah tipe-tipenya? Berikut ini tulisan yang saya rangkum dari berbagai sumber…

Biopsi payudara (breast biopsy) merupakan tindakan untuk mengambil contoh jaringan payudara dan dilihat di bawah lensa mikroskop untuk mengetahui adanya sel kanker payudara. Tindak biopsy payudara biasanya dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut benjolan payudara yang ditemukan saat pemeriksaan dengan mammogram atau USG payudara.

Hasil biopsy payudara akan memberikan jawaban apakah contoh jaringan payudara pada benjolan merupakan bersifat kanker-ganas (malignant) atau non kanker-jinak (benign).

Terdapat beberapa cara untuk melakukan biopsy payudara.

Yang umum dilakukan adalah:

1. Fine-needle aspiration biopsy (FNA) – menggunakan jarum kecil yang dimasukkan melalui kulit payudara dan dari ujung jarum tersebut, contoh jaringan diambil untukkemudian diperiksa. FNA biasanya digunakan untuk mengambil contoh jaringan benjolan yang padat atau berisi cairan (kista). Jika benar kista, maka akan kempis setelah semua cairan diambil. Jika tidak ada cairan, tipe biopsy lain akan dilakukan.

fine-needle-biopsy

2. Core needle biopsy – menggunakan jarum yang lebih besar dengan bentuk ujung yang khusus. Jarum dimasukkan, menembus kulit sampai ke benjolan, dan contoh jaringan diambil seukuran ujung pensil. Biopsi jenis ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan unit penyedot yang secara perlahan akan mengambil contoh jaringan yang lebih besar.

core-needle-biopsy

3. Stereotactic biopsy – menggunakan sinar X tipe khusus dengan jarum yang sama tipenya dengan core needle biopsy. Teknik ini dapat menemukan benjolan yang tidak dapat dirasakan dengan rabaan, tetapi terlihat saat pemeriksaan dengan mammogram atau USG payudara. Sayatan kecil dibuat di kulit payudara untuk memudahkan jarum masuk ke payudara dengan panduan sinar X. Stereotactic biopsy hanya diberlakukan untuk kasus-kasus tertentu dan hanya dokter ahli yang mengijinkan dilakukannya biopsy ini.

stereotacticbiopsy

4. Open biopsy – biopsy terbuka dengan mengiris kulit dan mengambil sebagian atau seluruh benjolan. Jika dokter tidak dapat merasakan adanya benjolan, jarum atau kabel khusus akan dimasukkan ke area yang dicurigai saat pemeriksaan mammogram sebelum pembedahan dilakukan. Gambar jarum atau kabel tersebut akan membantu dokter menentukan area di mana benjolan terjadi dan menentukan sayatan bedah yang harus dilakukan untuk mengambil benjolan tersebut.

open-biopsy

Pemeriksaan dan biopsy lanjutan akan dilakukan jika ditemukan masalah (tanda-tanda adanya kanker) pada biopsi pertama.

Sumber :
http://women.webmd.com
http://nlm.nih.gov
http://healthinformation.centracare.com
http://revolutionhealth.com
http://mayoclinic.com

31 Tipe Bra : Bagian 2

bra2

Rekan semua, saya lanjutkan tulisan 31 tipe bra-nya. Pada tulisan terdahulu, saya telah tuliskan 10 tipe bra. Bagaimana? Apakah rekan semua sudah mencocokkan bra yang ada di rumah dengan gambar di blog artikel ini? Jika YA, seru donk!! Nah, berikut ini kembali 10 tipe bra akan saya paparkan kepada rekan semua.

11. Hand Bra
Satu teknik modelling dimana wanita modelnya menutup payudara dengan kedua tangannya. Weleh weleh….!!

Hand Bra

Hand Bra

12. Mastectomy Bra
Bra ini didesain khusus bagi wanita dalam masa penyembuhan setelah menjalani operasi mastektomi karena kanker payudara, baik satu ataupun kedua payudaranya.

Mastectomy Bra

Mastectomy Bra

13. Male Bra
Bra yang khusus digunakan oleh seorang pria yang mengalami Gynecomastia (pembesaran payudara pada pria). Digunakan lebih untuk menutup dan meratakan payudara daripada mengangkat dan menopang payudara.

Male Bra

Male Bra

14. Maternity Bra
Didesain untuk wanita yang payudaranya bertambah besar pada masa kehamilan.

Maternity Bra

Maternity Bra

15. Minimizer Bra
Bra yang didesain untuk memberi kesan payudara yang lebih kecil dari yang sebenarnya. Biasa digunakan wanita dengan ukuran payudara 34C ke atas. Kinerja bra minimizer adalah menekan dan membentuk payudara, sehingga terlihat lebih kecil 1 atau 2 ukuran di bawahnya. Sangat nyaman digunakan.

Minimizer Bra

Minimizer Bra

16. Novelty Bra
Didesain lebih untuk pertunjukan dan sesualitas ketimbang fungsinya. Bisa dibuat berbeda karena bahannya, seperti dari bulu-bulu, kulit atau bahkan batok kelapa. Atau dengan desain yang tidak biasa. Wah yang ini lucu bangeeet…!

Novelty Bra

Novelty Bra

17. Nursing Bra
Bra khusus ini didesain untuk memudahkan proses menyusui, sehingga bayi tidak kesulitan meraih puting mamanya. Pada bra tradisional, cup bra akan dilengkapi dengan pengait yang dapat dilepas saat akan menyusui. Selesai menyusui, tutup lagi, dech!

Nursing Bra

Nursing Bra

18. Padded Bra
Bra dengan “ganjal” atau padding di dalam cup branya. Bra ini didesain untuk memberi kesan bentuk yang lebih penuh pada payudara kecil. Banyak dipakai oleh gadis belasan tahun yang payudaranya baru tumbuh. Bra tipe ini cukup memberi daya topang namun tidak mampu mengangkat payudara.

Padded Bra

Padded Bra

19. Peephole Bras
Tipe bra yang memiliki lubang di cup, persis di sekitar puting. Sangat menggoda…!!

Peephole Bra

Peephole Bra

20. Push-up Bra
Bra dengan struktur khusus hingga payudara begitu terangkat dan “tertata” saling berdekatan hingga belahan payudara terlihat begitu indah. Bra ini memiliki “ganjal” atau padding busa karet atau gel silicon. Perbedaan utama padding bra biasa dengan push up bra adalah letaknya yang terpusat di bawah payudara sehingga payudara akan terangkat. Terkadang padding diletakkan terpusat di bagian luar payudara hingga padding tersebut akan mendorong payudara lebih ke tengah, dan belahan payudarapun terlihat lebih seksi. Heemmm….

Push-up Bra

Push-up Bra

Wah, wah, wah….makin banyak tahu aja ya, rekan semua. Sekarang tambah ilmu lagi nich, saat memilih bra, jika mungkin, sesuaikan dengan waktu dan baju yang akan kita pakai. Ternyata juga ada bra untuk pria dengan kondisi payudara tertentu, ya?!. Sip khan?? Hek’-eh, hek’-eh…. :)

Sampai jumpa di artikel 31 Tipe Bra : Bagian 3!

31 Tipe Bra : Bagian 3

bra3

Rekan semua, ini dia bagian terakhir dari gerbong panjang 31 Tipe Bra. Bagaimana? Saat anda membaca artikel tentang tipe bra ini, apakah anda manggut-manggut? Geleng-geleng kepala? Tersenyum? Atau langsung ambil aksi masuk kamar dan bongkar-bongkar perbendaharaan bra anda?

Kalau saya, langsung mengajak suami jalan ke Tunjungan Plaza dan “njujug” (Jawa: langsung menuju sasaran) ke konter bra. Bukan mau beli, tapi mencocokkan apakah di mall terbesar di Surabaya ini, memiliki koleksi bra selengkap tulisan saya. He he he….

Yuk dilanjut lagi! Monggo mas dan mbak…!

21. Racerback Bra
Bra ini memiliki tali bahu dengan pola V denga posisi tali dekat dengan leher. Bra ini sering digunakan saat mengenakan gaun strapless. Sport bra banyak yang menggunakan desain racerback ini.

Racerback Bra

Racerback Bra

22. Shelf Bra
Kuat dengan kawat di sepanjang garis bawah payudara. Hanya menutup bagian bawah payudara. Puting akan terlihat. Haa?? Gawat!!

Shelf Bra

Shelf Bra

23. Softcup Bra
Bra tanpa kawat bawah cup. Lebih mengandalkan kekuatan bagian bawah bra untuk menopang payudara.

Soft Cup Bra

Soft Cup Bra

24. Sport Bra
Memiliki daya topang kuat ke payudara dan menutup payudara secara penuh hingga nyaman saat melakukan aktivitas olahraga.

Sports Bra

Sports Bra

25. Strapless Bra
Bra tanpa tali bahu. Didesain saat mengenakan baju dengan bagian bahu terbuka, seperti baju model halterneck. Wah, mbaknya cantik bangeeet!

Strapless Bra

Strapless Bra

26. T-shirt Bra
Didesain tanpa pengatur tali bahu, ketat menempel di badan seperti t-shirt. Bra jenis ini kadang dilengkapi ganjal spon di cup-nya untuk menutupi puting payudara dan membentuk garis tipis . Aiiih..!

T-shirt Bra

T-shirt Bra

27. Trainer Bra
Dibuat untuk para gadis yang baru tumbuh payudaranya, masih kecil dan belum bisa disebut payudara dewasa, sehingga belum dapat mengenakan bra standard. Bentuknya sederhana dengan daya topang sangat kecil. Ini buat adik…!

Training Bra

Training Bra

28. U-plunge Bra
Memungkinkan anda mengenakan baju berleher rendah. Uiih, seksi sekali!

U-Plunge Bra

U-Plunge Bra

29. Underwire Bra
Didesain untuk memberi daya topang dan kekuatan ektsra. Bra ini dilengkapi kawat di bagian bawah cup untuk menciptakan daya topang yang kuat ke payudara.

Underwire Bra

Underwire Bra

30. Vintage Bra
Satu tipe bra dengan daya topang penuh dengan bentuk cup paraboloid dengan sumbu tegak lurus terhadap payudara (hmmm???). Pertama dibuat tahun 1940-an dan bertahan sampai tahun 1960-an.

Vintage Bra

Vintage Bra

31. Water Bra
Bra yang didalamnya ada kantong air atau gel silicon, agar payudara anda terlihat lebih besar.

Water Bra

Water Bra

Selesai sudah rangkaian gerbong panjangnya. 31 Tipe Bra sudah saya sajikan kepada rekan semua. Ayo mulai sekarang jika rekan wanita membeli bra, ingat nama tipenya ya… :)

Yuk, Memilih Bra Dengan Benar!

amsterdam-night

Rekan semua, kemarin baru saja saya mendarat kembali di Indonesia setelah 12 hari di Amsterdam dan London untuk urusan bisnis bersama teman saya yang keturunan Indonesia Suriname. Sampai Surabaya, langsung saya meluncur ke warung Soto Gubeng yang legendaris itu. Hmm. mak nyuuus tenaann…!

Artikelnya yang ringan-ringan aja ya… Masih agak ngantuk nich! he he he… Saya ingin mengajak rekan semua untuk mengetahui bagaimana cara memilih bra dengan benar. Apa saja yang harus anda perhatikan saat memilih bra, ini dia tulisannya…..

Sebenarnya mudah saja menyesuaikan bra dengan ukuran dan bentuk payudara anda.. Coba ikuti triknya berikut ini.

Dalam memilih bra sebaiknya:.

  1. Pilih bra dari katun dengan model yang lebih nyaman dipakai, tanpa terasa sakit akibat kawat di bagian bawahnya.
  2. Pilih bra dengan tali yang cukup lebar dan elastis sehingga menyokong payudara dengan baik.
  3. Pilih bra dengan ukuran cup yang dapat menampung seluruh payudara, sehingga Anda merasa lebih nyaman dan lebih bagus juga dilihat.
  4. Tidak ada salahnya menyeimbangkan ukuran payudara dengan bentuk tubuh secara keseluruhan. Kenakan push up bra yang memberikan Anda “keseimbangan” ekstra.
  5. Pilih bra model 3/4 atau dengan cup yang menutupi payudara dengan sempurna.
  6. Kenakan bra yang dapat mengangkat payudara ke atas tanpa terasa mengikat atau terlalu menekan.
  7. Kenakan cup dengan ukuran satu nomor lebih besar, sehingga payudara didukung dan dibentuk dengan pas.

Meski Pergi Jauh, Bra di Etalse Juga Nggak Kelewat!

Meski Pergi Jauh, Bra di Etalase tetap Aja Nggak Kelewat!

Hindari hal-hal berikut dalam mengenakan bra:

  1. Mengenakan sport bra, kecuali Anda memang sering berolahraga. Sport bra tidak baik untuk jaringan payudara
  2. Mengenakan bra yang terlalu longgar atau terlalu banyak memanjangkan talinya, sehingga membuat payudara menggantung.
  3. Mengenakan bra dengan cup yang terlalu sempit, sehingga sebagian payudara menyembul di bagian bawah atau samping.
  4. Mengenakan bra yang tipis tanpa busa pada payudara yang memang sudah rata.
  5. Memakai demi bra, atau bra dengan cup yang terlalu mini sehingga hanya menutupi sebagian payudara.
  6. Mengenakan bra yang terlalu besar atau sudah kendur sehingga memperlihatkan celah di sela-sela payudara.
  7. Mengenakan strapless bra dengan cup yang terlalu sempit, sehingga hanya menutupi bagian ujung payudara.

Tips memilih dan merawat bra:

1. Pilih strap yang aman : Semakin tebal strap pundak, semakin supportif sifatnya. Hal ini penting untuk bentuk keseluruhan (cup ukuran D keatas). Dan lagi, strap harus di sesuaikan sehingga tidak menekan atau melukai/membuat kulit lecet

pilihbra1

2. Pilih Cup yang Benar : Cup sebuah bra harus benar-benar pas & memuat keseluruhan bentuk payudara, tidak membuat payudara menyembul di bagian atas, sisi kanan kiri, atau bawah. Bra yang ideal adalah bra yang memiliki cup yang berbentuk payudara (bukan rata aja); dan sifatnya sangat suportif. Jangan remehkan jahitannya karena jahitannya itu dapat memberikan suport yang maksimal. Bagaimana caranya untuk memastikan bra kamu benar-benar pas? Ketika anda duduk, posisi bra kamu tidak berubah

pilihbra2

3. Lihat gasp-nya : Bagian tengah bra (bagian yang menghubungkan 2 cup di depan), harus terletak sejajar dengan tulang dada, tanpa meninggalkan celah antara torso dan bra. Kalau gasp-nya menonjol di tengah-tengah, berarti bra terlalu kecil, coba ukuran cup yang lebih besar

pilihbra3

4. Cek bagian underwire-nya : Underwire bra seharusnya membuat pundak terbebas dari tekanan strap dengan cara menyokong payudara dari bawah. Underwire juga harus pas dengan tulang rusuk dan tidak membuat payudara lecet

pilihbra4

5. Cek bagian punggung : Strap bagian belakang harus benar benar lurus dan terletak di bawah tulang belikat (tulang bahu bagian belakang) agar dapat memberikan support yang maksimal. Kalau tertarik ke atas, berarti ukuran bra tsb terlalu besar. Kalau terasa ketat, berarti perlu ukuran cup yang lebih besar, bukan ukuran bra yang lebih besar

pilihbra5

6. Jika bentuk payudara Anda penuh, pilih bra yang terbuat dari nylon-Lycra karena lebih tahan lama.

7. Jangan lupa, seringkali ukuran payudara tidak sama antara yang kiri dan yang kanan. Kenakan bra dengan cup yang lebih besar agar pas untuk payudara yang lebih besar.

8. Jangan memasukkan bra dengan kawat penyangga ke dalam pengering, karena panas mesin bisa merusak bentuk selamanya. Mencuci bra lebih baik dengan tangan. Bra akan lebih awet dan terjaga bentuknya.

Rekan wanita, semoga pilihan bra anda menjadi lebih benar sesuai dengan kebutuhan payudara anda ya…:) Payudarapun semakin indah dan nyaman!


Bentuk Payudara dan Kepribadian Wanita

January 22nd, 2009

yoga

Rekan semua, tahukah anda bahwa payudara digolongkan berdasarkan kategori bentuknya? Tahukah juga bila bentuk payudara mencerminkan kepribadian wanita yang memilikinya?

Sebuah penelitian unik dilakukan oleh seksolog asal Italia, Piero Lorenzoni. Menurutnya bentuk payudara perempuan dapat menentukan kepribadiannya. Piero seperti dikutip detikhot dari Ananova.com Selasa (27/5/2008) mengkategorikan kepribadian perempuan menurut bentuk payudaranya. Berikut kategorinya.

Bentuk Payudara Melon
Biasanya perempuan dengan bentuk payudara menyerupai buah melon memiliki kepribadian yang keibuan. Dia juga senang jika dikagumi dan bijaksana.

Bentuk Payudara Oval
Perempuan dengan bentuk payudara oval menyerupai nanas biasanya pintar. Mereka tipe wanita karir namun sangat romantis. Perempuan-perempuan ini juga setia, siapa yang bisa memenangkan hati mereka,biasanya akan menjalani hubungan yang serius.

Bentuk Payudara Grapefruit (Jeruk Bali)
Bentuk Payudara seperti jeruk bali mencirikan wanita pemalu. Namun ketika berhadapan dengan pasangannya ia berubah menjadi wanita yang erotis dan mampu memuaskan.

Bentuk Payudara Kecil
Mereka yang memiliki payudara kecil biasanya berkepribadian lucu. Mereka bisa menghibur orang di sekitarnya dan sangat pintar. Mereka dapat membuat pasangannya merasa bahagia setiap saat.

Bentuk Payudara Pear
Bentuk payudara seperti buah pear mencirikan pribadi perempuan yang penuh cinta. Dia bisa menjadi sangat religius, tapi disisi lain, perempuan tipe ini juga tahu saat yang tepat untuk berselingkuh.

Jadi yang mana tipe Anda?

Fisiognomi Payudara, Hoki, & Karakter Wanita

gmbr-china3

Rekan semua, melihat peruntungan dari rajah telapak tangan adalah hal umum. Namun jika melihat peruntungan dan karakter seorang wanita dari payudara? Waduh, asyik donk?! Bagaimana dan apa sajakah hubungan payudara, hoki, dan karakter wanita? Berikut tulisan yang saya sunting dari Majalah Intisari…

Sungguh, di mata pakar membaca atau menganalisis tubuh, terutama payudara, banyak mempunyai arti. Gan Gie Sian (GGS), pakar fisiognomi dari zaman Tiongkok pada abad pertengahan menuturkan bahwa payudara memiliki banyak informasi tentang tabiat, sifat, dan peruntungan seorang wanita.

Sulit mencari referensi kapan cara melihat hoki melalui payudara mulai diperkenalkan. Diperkirakan metode ini sama tuanya dengan palmistri dan numerologi. Mammomancy atau Mastomancy, istilah yang lahir kemudian setelah dikembangkan pakar-pakar Barat, ternyata ada pada beberapa kebudayaan di seluruh dunia.

Menurut GGS, pakar Tiongkok kuno membagi payudara menjadi lima bentuk, yakni :
(1) bundar trepes
(2) bundar ada isinya, seperti sebagian dari bola
(3) sedikit panjang seperti terong
(4) besar dan bundar
(5) seperti buah jeruk, bundar dan kencang, sementara putingnya menghadap ke atas.

  • Bentuk keempat dan kelima adalah paling bagus. Konon, wanita yang memiliki bentuk payudara demikian, apabila air susunya cukup, akan banyak mempunyai anak sehat.
  • Bentuk ketiga, GGS mengatakan, juga baik. Anak-anaknya banyak yang sehat. Wanita yang mempunyai payudara bagus dan kencang, pertanda kesehatannya cukup baik.
  • Sebaliknya, kalau tidak berisi dan lemah, kesehatannya kurang cukup baik. Bahkan, dia tidak tahan kerja berat, lama, dan gampang bingung.
  • Selain itu, puting harus baik, bentuknya harus besar dan sedang. Yang kurang bagus, berbentuk rata atau menonjol sedikit. Diyakini, kalau bagian-bagian ini cukup baik, mereka tidak akan mengalami banyak kesusahan (Pengatahoean Mengenal Nona-nona, 1950).

Pakar lain Chao-Hsiu Chen (CHC) menyebutkan, karena payudara memberi kehidupan dan nafsu, maka keberadaan payudara menjadi tidak biasa. Di kalangan pakar fisiognomi Tiongkok, payudara mempunyai nama keren “kelopak reinkarnasi”. Payudara yang bagus, menurut CHC, bukanlah yang penuh, besar, dan seksi, tetapi apakah bentuknya sesuai dengan bagian tubuh lain hingga bisa menciptakan Feng Shui Tubuh yang positif.

Berbeda dengan GGS, CHC membagi payudara atas 12 bentuk utama. Masing-masing payudara tidak memiliki bentuk positif atau negatif. Ini hanya menyangkut selera para pria. Jadi terimalah apa adanya jika payudara Anda atau payudara isteri Anda dianggap “kurang ideal”. Setiap bentuk payudara diyakini sudah mewakili sifat dan karakter masing-masing orang dari “sono”-nya sejak manusia dilahirkan.
Ke-12 bentuk payudara itu adalah:

1. Bentuk “Mangkok nasi”
Bentuknya mencuat seperti tonjolan di atas tulang iga. Penuh dan tidak terlalu besar. Wanita dengan payudara seperti ini tegas, bertanggung jawab akan uang, dan kehidupan cintanya bebas masalah. Tetapi jika payudaranya lembut, dia cenderung memboroskan uang dan gairah seksualnya rendah. Hanya dampak positifnya, dia akan menjadi pasangan dan ibu yang menyenangkan.

2. Bentuk “Piring giok”
Bentuknya menonjol sedikit dari tulang iga. Kepribadiannya mulia dan tenang. Pemalu dan kuno, tetapi penuh pemikiran dan memiliki kecenderungan erotis.

3. Bentuk “Mangkok nasi keluarga”
Mirip dengan bentuk 1. Hanya payudaranya mencuat lebih tinggi. Kehidupan cintanya sangat sehat dan akan melahirkan anak-anak yang sehat pula. Namun negatifnya, dia bukan ibu yang baik karena sering menempatkan kepentingannya terlebih dulu. Terlebih jika putingnya sangat besar, dia kurang dapat mengendalikan diri.

4. Bentuk “Pagoda”
Bentuknya tajam dengan puting mengarah ke atas. Dia sangat atletis dan memiliki selera seksual besar. Dia juga sombong, sensitif, dan hubungan dengan anak-anak tidak terlalu akrab. Selain itu dia sangat pemurah pada pasangannya dan terkadang malah merendahkannya seumur hidup.

5. Bentuk “Pepaya”
Dada yang penuh dan berat sehingga menggantung ke bawah. Dia sering melahirkan anak-anak yang sangat sehat. Dia juga pengurus rumah dan ibu yang baik. Dia dapat bertahan dalam keadaan sulit tanpa mengeluh.

6. Bentuk “Timbangan bambu”
Hampir sama seperti bentuk 4, hanya agak menggantung. Dia tidak mengharapkan kemewahan hidup, tetapi memiliki sedikit masalah pada kesehatannya. Dia juga penuh pengertian, pemaaf, dan tidak akan menelantarkan anak.

7. Bentuk “Bel kuil”
Bentuknya besar dan penuh, mengarah agak ke bawah. Naluri keibuannya kuat. Dia sangat lembut dan menghormati ketertiban sosial. Selain sangat sentimental, dia juga tidak khawatir terhadap uang.

8. Bentuk “Melon madu”
Bentuknya bundar sempurna. Dia dapat bergaul dengan setiap orang, sangat menarik, dan luwes. Dia menikmati kehidupan di dapur, menikmati cinta, dan dicintai.

9. Bentuk “Mangga”
Bentuknya oval, menonjol sedikit dari tulang iga, dan bagian bawahnya lebih berdaging daripada bagian atas. Putingnya terkesan agak tegak. Dia percaya diri dan kasar seperti pria. Keuangannya seimbang, suka akan kesunyian, dan tidak memiliki naluri keibuan. Sangat fokus dalam usaha sehingga karirnya akan sukses.

10. Bentuk “Mandarin”
Lebih kecil daripada “melon madu”. Dia memiliki kehidupan cinta yang menarik, sabar, dan berhasil mencapai tujuan jangka panjang. Sayang, uang tidak pernah aman di tangannya.

11. Bentuk “Koin”
Bentuknya sangat datar dengan tonjolan sangat kecil. Punya dua ciri yang berlawanan, kadang seperti pria dewasa, kadang bagaikan gadis kecil. Blak-blakan dan tidak mempunyai pikiran jangka panjang. Dia selalu memerlukan bantuan dari luar agar sukses.

12. Bentuk “Kuntum bunga”
Menyerupai lengkungan datar, bagai payudara gadis di awal pubertas. Wataknya sangat seimbang, tapi kondisi fisiknya agak lemah. Kekurangan lain, dia sering tidak bertindak dewasa.
(Body Feng Shui, 2003).

Saya hanya berharap, setelah membaca tulisan ini, rekan pria jangan serta merta berbisik lembut pada pasangannya, Yank….lihat punyamu, donk? :D